Informasi SIM

Semua informasi penting terkait SIM yang perlu Anda ketahui

Tentang SIM
SIM (Surat Ijin Mengemudi) adalah sebuah ijin yang wajib dimiliki oleh semua masyarakat yang akan berkendara di jalan raya. Sesuai Pasal 86 UU No. 22 Tahun 2009, SIM berfungsi sebagai berikut:
  1. Surat Ijin Mengemudi berfungsi sebagai bukti kompetensi pengemudi
  2. Surat Ijin Mengemudi berfungsi sebagai registrasi pengemudi kendaraan bermotor yang memuat keterangan identitas pelengkap pengemudi
  3. Data pada registrasi pengemudi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan, dan identifikasi forensik kepolisian
Jenis-jenis SIM
Pasal 77 ayat 2 UU No. 22 Tahun 2009
1
Surat Ijin Mengemudi Kendaraan Bermotor Perorangan
2
Surat Ijin Mengemudi Kendaraan Bermotor Umum
Golongan SIM Umum
Pasal 82 UU No. 22 Tahun 2009
1
SIM A Umum untuk mengemudikan kendaraan bermotor umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg
2
SIM B1 Umum untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg
3
SIM B2 Umum untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg
Persyaratan Pengemudi
Pasal 77 UU No. 22 Tahun 2009
1
Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Ijin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan
2
Surat Ijin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada Ayat 1 terdiri atas 2 jenis: 1) Surat Ijin Mengemudi kendaraan bermotor perorangan; 2) Surat Iji Mengemudi kendaraan bermotor umum
3
Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi, calon pengemudi harus memiliki kompetensi mengemudi yang dapat diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan atau belajar sendiri
4
Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi kendaraan bermotor umum, calon pengemudi wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan pengemudi angkutan umum
5
Pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 hanya diikuti oleh orang yang telah memiliki Surat Izin Mengemudi untuk kendaraan bermotor perseorangan
Pemberlakuan SIM
Pasal 84 UU No. 22 Tahun 2009
1
Dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan Surat Ijin Mengemudi A
2
Dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan Surat Ijin Mengemudi A
3
Dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan Surat Ijin Mengemudi A, Surat Ijin Mengemudi A Umum, dan Surat Ijin Mengemudi B1
4
Dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan Surat Ijin Mengemudi A dan Surat Ijin Mengemudi B1
5
Dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan Surat Ijin Mengemudi A, Surat Ijin Mengemudi A Umum, Surat Ijin Mengemudi B1, Surat Ijin Mengemudi B1 Umum, dan Surat Ijin Mengemudi B2
Biaya Pengurusan SIM
Biaya Pengurusan SIM
PP No. 60 Tahun 2016
SIM A, AU, BI, BIU, dan BIIU
Baru
Rp120.000
Peningkatan
Rp120.000
SIM A, AU, BI, BIU, dan BIIU
Baru
Rp120.000
Perpanjangan
Rp80.000
SIM C, CI, dan CII
Baru
Rp100.000
Perpanjangan
Rp75.000
SIM D dan DI
Baru
Rp50.000
Perpanjangan
Rp30.000
Prosedur Penerbitan SIM
Prosedur Penerbitan SIM
Hanya dengan 4 langkah mudah
1
Informasi syarat SIM, input data, foto, dan verifikasi Pemohon SIM
2
Ujian teori SIM
3
Ujian praktek SIM
4
Pengambilan SIM
Bimbingan bagi pemohon yang gagal
Anda tidak lulus ujian SIM?
Ikuti bimbingan langsung dari kami bagi para pemohon yang gagal dalam ujian SIM. Gratis!
  • Setiap Sabtu, jam 08.00 - 10.00
  • Untuk pemohon Kendaraan Roda 2 maupun 4
  • Akan dituntun sampai bisa
Coaching
Coaching1
Coaching2